Apa Itu Google Adsense Bagaimana Cara Kerjanya

Selamat Pagi sobat IdSiteBlog dipagi hari ini Selasa 15/05/2018 pukul 07:00 wib mendapatkan kesempatan lagi untuk mengisi postingan terbaru mengenai tentang Google Adsense dan juga sekaligus memberitahukan tentang Bagaimana Cara Kerjanya Google Adsense. Oke langsung saja saya bahas silahkan simak dengan baik.

Google Adsense pastinya sudah tidaklah asing lagi dimata seorang blogger, karena seorang blogger akan mencari penyemangat lain selain hobi utamanya yaitu menuliskan sesuatu yang bermanfaat di blog yang mereka kelola, yaitu penghasilan dari segi materi apalagi kalo bukan yang namanya uang. Jadi seorang blogger tetep akan mendapatkan hasil dari hobinya, tetapi untuk mendapatkan penghasilan tersebut tidaklah mudah, pastinya butuh kerja kerang dan kesabaran penuh terutama untuk menjadi publisher dari Google Adsense. Karena untuk menjadi seorang publisher harus paham dan juga wajib mengikuti aturan resmi Adsense, dari mulai membuat blog tampilan yang resfonsive, membuat artikel yang bermanfaat dan juga fresh asli ketikan dari si pengguna blog (Tidak Copas)



Google Adsense adalah salah satu program kerja sama periklanan yang diselenggarakan oleh google. Atara sipengiklan dan sipenayang iklan, dimana si penayang akan mendapatkan penghasilan yang mana penghasilan tersebut telah diatur dengan persetujuan dari google yaitu sistem bagi hasil dengan Google Adsense pada saat iklan tersebut muncul atau pengunjung tertarik untuk mengklik pada iklan yang muncul di blog tersebut.

Publisher Adsense.
Publisher adalah Orang yang mempunyai blog yang mana blog tersebut telah berisi iklan yang sudah disediakan unit iklan dari google. Sebelumnya ingin menjadi publisher google adsense sicalon publisher juga wajib melakukan pendaftaran terlebih dulu ke Google Adsense dan baru dapat menayangkan iklan google di blog setelah aplikasi Mendaftar Google Adsense disetujui. Seorang publisher yang sudah disetujui akan mendapatkan Akun Adsense dimana akun tersebut berpungsi untuk memonetisasi periklanan untuk ditayangkan di blog yang dikelolanya. Akun Adsense tersebut juga berpungsi untuk mengecek penghasilan dengan secara efektif berdasarkan data - data aktual mengenai kondisi blog, jadi kita dapat mengecek dengan jelas apakah blog kita sedang maksimal atau malah sebalik nya dari penghasilan harian minguan ataupun bulanan.

Membuat iklan Adsense haruslah logn in terlebih dahulu melaluai Akun yang sudah disetujui, dimanan untuk membuat iklan, seorang publisher akan diberikan beberapa cara pembuatan dan ketersediaan nya yang telah disediakan juga dalam Akun Adsense simak Iklan Google Adsense dan Bagaimana Cara kerjanya:

Ad Units
Yang dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units terdiri dari beberapa jenis dan beberapa ukuran. Yang paling umum adalah jenis iklan teks. Pada saat pengunjung mengklik unit iklan ini, maka (jika sah) pemasang iklan akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya.

Link Units
Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kita temui di site blog. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut. Pada prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

AdSense for Content
AdSense for Content adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan yang berhubungan dengan isi halaman blog tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini.

Alternate Ads
Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

Channels
Channels adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisa performa AdSense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.

Page Impressions
Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.

Clicks
Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan AdSense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units atau Channelnya.

CTR (Clickthrough Rate)
CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

CPC (Cost Per Click)
CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

eCPM (Effective CPM)
eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).

Kebijakan program AdSense
Meski program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak terpuji pemilik situs anggota program AdSense. Beberapa larangan Google yang harus ditaati pemilik site blog atau blog peserta program AdSense adalah:
Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus
Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “Silahkan Klik Dibawah Ini” atau “Kunjungi Iklan Ini”

  • Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google
  • Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian
  • Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan Kata kunci tertentu
  • Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME

Kode unit iklan AdSense harus ditempatkan langsung pada kode html Site Blog tanpa perubahan. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah kode AdSense dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan hasil klik di jendela pop up atau mengalihkan target iklan.

Optimisasi Penghasilan AdSense
Potensi keuntungan mengikuti program AdSense membuat banyak pemilik site blog mengembangkan berbagai metode untuk memaksimalkan jumlah klik pada iklan yang mereka tayangkan. Sebagian metode terbukti ilegal dan melawan kebijakan resmi program AdSense. Metode yang lain diperbolehkan, bahkan didorong penggunaannya oleh Google. Beberapa metode yang dianggap sah adalah:
  • Memodifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang disediakan AdSense
  • Meletakkan unit iklan pada posisi tertentu pada halaman blog yang dianggap memiliki tingkat keterbacaan tinggi
  • Menghilangkan garis tepi unit iklan dan menyamakan warna latarnya dengan warna latar halaman blog sehingga unit iklan terlihat membaur dengan isi halaman

Banned Google AdSense
Banned google adsense adalah sebuah larangan menampilkan iklan google di site blog publisher, dimana sangsi ini dijatuhkan oleh google adsense bagi publisher yang melanggar kebijakan program. Banned google ada beberapa macam, pertama iklan dinonaktifkan sehingga iklan tidak bisa tampil pada salah satu halaman tertentu yang dianggap melanggar kebijakan program. Kemudian situs dinonaktifkan sehingga site blog tidak bisa menampilkan iklan di semua halamannya. Dan yang terakhir adalah akun adsense dinonaktifkan, ini adalah hukuman bagi pelanggaran berat sehingga publisher tidak bisa lagi menampilkan iklan di semua site blog miliknya dan tidak diperbolehkan lagi mendaftar di google adsense secara permanen.

Sekian artikel kali ini tentang Apa Itu Google Adsense Bagaimana Cara Kerjanya, semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat dipahami dengan sejelas - jelasnya. Apabila ada pertanyaan silahkan sobat meninggalkan komentar yang spesifik untuk saya menjawab sesuai yang saya pahami. Terimakasih terus berkarya dan salam Blogger Indonesia.
Advertisement
Apa Itu Google Adsense Bagaimana Cara Kerjanya